Jumat, 30 November 2018

PARTIKEL PENYUSUN MATERI/ZAT

Partikel adalah sebuah satuan dasar dari benda atau materi. Bisa juga dikatakan Partikel merupakan satuan bagian terkecil dari suatu materi. Jenis Partikel ini ada 3 yaitu: atom, molekul, dan ion. 
1. Atom adalah: Satuan terkecil dari suatu materi yang terdiri atas inti, yang biasanya mengandung proton (muatan+) dan neutron (netral), dan kulit yang berisi muatan negatif yaitu elektron. Ada juga yang menyebutkan bahwa atom adalah partikel penyusun unsur.
2. Molekul adalah: Gabungan dari beberapa atom unsur, bisa dua atau lebih. Artinya ketika berbicara molekul maka yang dibayangkan adalah gabungan atom2 (bukan 1 atom). Molekul adalah partikel terkecil dari suatu unsur/senyawa.
3. Ion adalah: atom yang bermuatan listrik, ion yang bermuatan listrik disebut kation, dan ion yang bermuatan negatif disebut anion. Kation dan anion dapat berupa ion tunggal hanya terdiri dari satu jenis atom atau dapat pula berupa ion poliatom mengandung dua atau lebih atom yang berbeda.

Kosakata mulok

aku = aku 
- ikaw = kau 
- iye = dia 
- itah = kita
- ketun = kalian 
- ewen = mereka 

- umai = ibu 
- indu = ibu 
- apang = bapa 
- bapa = bapa 
- tambi = nenek 
- bue = kakek 
- mina = bibi / tante 
- mama '= paman, om 
- andi = adik 
- kaka = kakak / abang 
- busu = bungsu 
- tambusu = anak bungsu 
- tambakas = anak sulung 

- sanger = besan 

- hatue = laki-laki 
- bawi = perempuan 
- basir = banci 
- anak = anak 
- anak uluh = anak kecil 

- belian = dukun 
- Ranying Hatala Langit = Tuhan Yang Maha Kuasa 
- Hatala = Tuhan 

- kambe = hantu 
- kuyang = hantu (manusia setengah hantu)
- sawae = istri 
- banae = suami 
- liau = almarhum 

Selasa, 20 November 2018

Ilmu ekonomi

Apa yang dimaksud dengan ilmu ekonomi? Paul samuel son seorang pakar ekonomi dari Massachusetts Institut of Tecnology, menit abaikan pendapat nya tentang pengertian ilmu ekonomi
a).  Ilmu ekonomi atau ekonomi politik (political economy)  yaitu studi tentang kegiatan dengan atau tanpa uang mencakup transaksi pertukaran antar manusia.

b). Ilmu ekonomi yaitu studi tentang cara manusia menentukan pilihan yang tepat untuk memanfaatkan sumber daya produktif(tanah,tenaga kerja, barang modal,dan pengetahuan teknik) yang bersifat langka dan berjumlah terbatas untuk menghasilkan barang serta mendistribusikan kepada anggota masyarakat untuk di konsumsi.

c). Ilmu ekonomi yaitu studi tentang manusia dalam kegiatan sehari hari untuk mendapat dan menikmati kehidupan.

d).  Ilmu ekonomi yaitu studi tentang cara manusia bertingkah pekerti untuk mengorganisasi kegiatan konsumsi dan produksi

e). Ilmu ekonomi yaitu studi tentang kemakmuran.

f) . Ilmu ekonomi yaitu studi tenang cara-cara memperbaiki masyarakat.

Dakwah Rasulullah saw. Periode makkah

Strategi dakwah Rasulullah SAW dalam berusaha mencapai tujuan yang luhur tersebut sebagai berikut:
1. Dakwah secara Sembunyi-sembunyi Selama 3-4 Tahun
Pada masa dakwah secara sembunyi-sembunyi ini, Rasulullah SAW menyeru untuk masuk Islam, orang-orang yang berada di lingkungan rumah tangganya sendiri dan kerabat serta sahabat dekatnya. Mengenai orang-orang yang telah memenuhi seruan dakwah Rasulullah SAW tersebut adalah: Khadijah binti Khuwailid (istri Rasulullah SAW, wafat tahun ke-10 dari kenabian), Ali bin Abu Thalib (saudara sepupu Rasulullah SAW yang tinggal serumah dengannya), Zaid bin Haritsah (anak angkat Rasulullah SAW), Abu Bakar Ash-Shiddiq (sahabat dekat Rasulullah SAW) dan Ummu Aiman (pengasuh Rasulullah SAW pada waktu kecil).
Abu Bakar Ash-Shiddiq juga berdakwah ajaran Islam sehingga ternyata beberapa orang kawan dekatnya menyatakan diri masuk Islam, mereka adalah:
۞    Abdul Amar dari Bani Zuhrah
۞    Abu Ubaidah bin Jarrah dari Bani Haris
۞    Utsman bin Affan
۞    Zubair bin Awam
۞    Sa’ad bin Abu Waqqas
۞    Thalhah bin Ubaidillah.
Orang-orang yang masuk Islam, pada masa dakwah secara sembunyi-sembunyi, yang namanya sudah disebutkan d atas disebut Assabiqunal Awwalun (pemeluk Islam generasi awal).
2. Dakwah secara terang-terangan
Dakwah secara terang-terangan ini dimulai sejak tahun ke-4 dari kenabian, yakni setelah turunnya wahyu yang berisi perintah Allah SWT agar dakwah itu dilaksanakan secara terang-terangan. Wahyu tersebut berupa ayat Al-Qur’an Surah 26: 214-216.
Tahap-tahap dakwah Rasulullah SAW secara terang-terangan ini antara lain sebaga berikut:
  1. Mengundang kaum kerabat keturunan dari Bani Hasyim, untuk menghadiri jamuan makan dan mengajak agar masuk Islam. Walau banyak yang belum menerima agama Islam, ada 3 orang kerabat dari kalangan Bani Hasyim yang sudah masuk Islam, tetapi merahasiakannya. Mereka adalah Ali bin Abu Thalib, Ja’far bin Abu Thalib, dan Zaid bin Haritsah.
  2. Rasulullah SAW mengumpulkan para penduduk kota Mekah, terutama yang berada dan bertempat tinggal di sekitar Ka’bah untuk berkumpul di Bukit Shafa.
Pada periode dakwah secara terang-terangan ini juga telah menyatakan diri masuk Islam dari kalangan kaum kafir Quraisy, yaitu: Hamzah bin Abdul Muthalib (paman Nabi SAW) dan Umar bin Khattab. Hamzah bin Abdul Muthalib masuk Islam pada tahun ke-6 dari kenabian, sedangkan Umar bin Khattab (581-644 M).

Virus

Virus adalah parasit mikroskopik yang menginfeksi sel organisme biologis. Virus bersifat parasit obligat, hal tersebut disebabkan karena virus hanya dapat bereproduksi di dalam material hidup dengan menginvasi dan memanfaatkan sel makhluk hidup karena virus tidak memiliki perlengkapan seluler untuk bereproduksi sendiri. Biasanya virus mengandung sejumlah kecil asam nukleat (DNA atau RNA, tetapi tidak kombinasi keduanya) yang diselubungi semacam bahan pelindung yang terdiri atas protein, lipid, glikoprotein, atau kombinasi ketiganya. Genom virus akan diekspresikan menjadi baik protein yang digunakan untuk memuat bahan genetik maupun protein yang dibutuhkan dalam daur hidupnya.
Istilah virus biasanya merujuk pada partikel-partikel yang menginfeksi sel-sel eukariota(organisme multisel dan banyak jenis organisme sel tunggal), sementara istilah bakteriofag atau fag digunakan untuk jenis yang menyerang jenis-jenis sel prokariota(bakteri dan organisme lain yang tidak berinti sel).
Contoh virus yang menyerang manusia adalah:
1. Orthomyxovirus (imfluenza) 
2. Varicella zoster(cacar air) 
3. Picornavirus  atau polivirus(polio)
4. Herpes simplex virus(herpes)
5. Hepatitis virus
6. Human immunodeficiency virus(HIV)
7. Ebola virus
8. Rhabdovirus(rabies)

Senin, 05 November 2018

Proyeksi peta

Peta adalah gambaran pafa bidang datar, sementara bumi berbentuk elipsoid.  Bidang lengkung permukaan bumi yang berbentuk tiga dimensi.

Jenis-jenis Proyeksi

Proyeksi dapat menjadi 4 jenis, yaitu berdasarkan bidang proyeksinya, proyeksi modifikasi atau gubahan, proyeksi sifat asli yang, dan yang terakhir adalah proyeksi berdasarkan kedudukan simetrinya.

Proyeksi Berdasarkan Bidang Proyeksinya

Berdasarkan bidang proyeksinya, reaksi dapat dibedakan menjadi 4 jenis, yaitu:

Proyeksi Azimuthal (Zenithal)

proyeksi azimut
Proyeksi azimut merupakan proyeksi peta yang menggunakan bidang datar sebagai proyeksinya. Proyeksi ini menyinggung bola bumi dan berpusat pada satu titik. Proyeksi azimut sering juga disebut dengan proyeksi zenithal. Proyeksi azimut dapat dibedakan sebagai berikut

  1. Proyeksi azimut normal, bidang proyeksinya bersinggungan dengan kutub. Jenis ini paling cocok untuk menyesuaikan daerah kutub
  2. Proyeksi azimuthal transversal, bidang proyeksinya tegak lurus dengan ekuator.
  3. Proyeksi azimut miring / oblique, bidang proyeksinya menyisikan salah satu tempat antara kutub dan khatulistiwa
proyeksi azimut
Ciri-ciri Proyeksi Zenithal / azimuth:
  • Garis-garis tegak lurus yang berpusat pada kutub.
  • Garis lintang digambarkan dalam bentuk lingkaran yang konsentris.
  • Sudut berbentuk garis yang satu dengan lainnya pada peta nilai sama.
  • Seluruh permukaan bumi jika digambarkan dengan proyeksi ini akan berbentuk lingkaran.

Proyeksi Silinder (Cylindrical)

proyeksi silinder
Proyeksi silinder menggunakan bidang proyeksi berupa silinder yang menyinggung daerah permukaan bumi. Proyeksi silinder cocok untuk memilih wilayah luas dan wilayah khatulistiwa atau lintang rendah
Ada beberapa keuntungan jika kita menggunakan proyeksi silinder, diabaikan adalah
  1. Mampu memaklumi daerah yang luas.
  2. Dapat bersinar daerah sekitar khatulistiwa.
  3. Daerah kutub yang menyerupai garis lurus.
  4. Terus mendekati kutub, semakin luas wilayahnya.
Jadi keuntungan dari ini adalah cocok untuk keaslian daerah, karena ke arah kutub terjadi pemekaran garis lintang.

Proyeksi Kerucut

peringatan kerucut
Proyeksi kerucut menggunakan bidang proyeksi sebagai kerucut yang menyinggung bola bumi. Proyeksi kerucut paling mudah digunakan untuk menggambar daerah lintang 45ยบ (lintang tengah). Proyeksi kerucut dibedakan sebagai berikut
  1. Proyeksi kerucut normal, garis singgung bidang kerucut pada bola bumi diarahkan pada paralel (paralel standar)
  2. Proyeksi kerucut transversal, perintah kerucut ada tegak lurus terhadap daya bumi
  3. Priyeksi kerucut miring, opsi kerucut garis miring terhadap daya bumi
Ciri-ciri Proyeksi Kerucut
  1. Rin ting garis lurus dan berkonvergensi di kutub.
  2. Garis lintang merupakan lingkaran yang konsentris dengan titik pusatnya adalah salah satu kutub bumi.
  3. Tidak bisa berlaku seluruh permukaan karena salah satu kutub bumi tidak dapat digambarkan.
  4. Semua proyeksi tidak merupakan satu lingkaran sempurna, Sangat tepat untuk menggambarkan daerah lintang rendah.

Proyeksi Modifikasi atau Gubahan

Proyeksi gubahan muncul karena proyeksi murni (azimuth, kerucut, dan silinder) sulit diterapkan untuk mencerminkan wilayah-daerah atau provinsi pada suatu provinsi tertentu. 

Selasa, 16 Oktober 2018

Manusia Purba di Indonesia


Di Indonesia sendiri penemuan manusia purba pertama sekali didapati di wilayah Jawa, khususnya di daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Manusia purba di Indonesia telah ada sejak zaman quartair atau dapat dikatakan telah hidup sejak 600 ribu tahun yang lalu. Zaman quartair terbagi menjadi 2 bagian, yang pertama disebut zaman Dilluvium (pleistocen), sedang zaman kedua disebut zaman alluvium (Holocen). Di Indonesia zaman Dilluvium menurut Dr. Von Koenigswald terbagi menjadi 3 lapisan, yaitu lapisan bawah, lapisan tengah, dan lapisan atas. Yang mana masing-masing lapisan tersebut memiliki fosil manusia purba tersendiri.
1. Dilluvium Bawah
Lapisan ini merupakan lapisan tertua, terdapat 3 jenis fosil manusia purba di dalamnya, yaitu:
  • Meganthropus Palaeojavanicus, adalah fosil tertua atau banyak yang menyebutnya sebagai manusia purba pertama, fosil ini ditemukan di daerah Sangiran.
  • Pithecanthropus Dubius, adalah fosil yang belum jelas apakah fosil manusia atau kera, oleh sebab itu fosil ini diberi nama Pithecanthropus Dubius yang berarti manusia kera yang meragukan. Fosil ini didapati di daerah Sangiran juga.
  • Pithecanthropus Robustus atau Plthecanthropus Mojokertensis adalah fosil yang juga di temukan di daerah Sangiran. Seorang sarjana Weidenreich memberi nama fosil tersebut Pithecanthropus Robustus, sedangkan seorang penemu bernama Von Koenigswald menamai fosil tersebut Plthecanthropus Mojokertensis sebab ia mengatakan bahwa ia pertama kali menemukan fosil tersebut di dataran Mojokerto.
2. Dilluvium Tengah
Dr. Eugene Dubois merupakan tokoh yang menemukan fosil jenis ini, ia mengatakan bahwa pada masa ini manusia purba telah mampu berdiri dengan tegak, oleh karena itu ia menamainya Pithecanthropus Erectus yang berarti manusia kera yang berjalan dengan tegak.
3. Dilluvium Atas
Di lapisan ini ditemukan fosil manusia purba termuda yang ditemukan di Ngandong, kemudian diberi nama Homo Soloensis. Sedangkan fosil manusia purba yang ditemukan di Wajak (Tulungagung) dalam jenis yang sama diberi nama Homo Wajakensis.

Sponsors Link

Kebudayaan Manusia Purba Indonesia
Meski kehidupan pada zaman purba dikenal sangat primitif namun mereka sudah mengenal yang namanya kebudayaan, baik itu berupa kebudayaan batu tua atau yang disebut Palaeolitchicum. Kebudayaan tersebut banyak ditemukan di wilayah Pacitan dan Ngandong.
  • Kebudayaan daerah Pacitan, peralatan hasil kebudayaan Pacitan tergolong sangat sederhana, bahan yang digunakan pun hanya batu dengan pembuatan yang sederhana seperti kapak genggam.
  • Kebudayaan Ngandong, di Ngandong ternyata telah melakukan sedikit perkembangan dengan tidak hanya menggunakan kapak genggam dari batu, namun juga mulai menggunakan tulang. Penggunaan tulang berfungsi untuk penusuk dan pengorek tanah untuk mengambil ubi dan keladi. Homo Soloensis dan Homo Wajakensis diperkiran sebagai pemilik kebudayaan ini pada masa Dilluvium Atas.
Pola Hidup Manusia Purba Indonesia
Pola hidup manusia purba dapat kita ketahui dengan menilai peralatan yang digunakan pada masa itu. Berdasarkan penelitian atas fosil-fosil tersebut dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut.
  • Manusia purba belum mengenal yang namanya bercocok tanam atau dunia agraris. Mereka memperoleh makanan langsung dari alam, baik dengan jalan berburu, mengambil buah-buahan yang ada, dan sebagainya.
  • Manusia purba masih tinggal secara nomaden atau tinggal dengan berpindah-pindah baik secara berkelompok ataupun sendiri-sendiri.
Masa Homo Sapiens
Homo sapiens berarti manusia yang cerdik. Jenis ini termasuk pada masa alluvium atau yang disebut Holden. Homo sapiens telah ada sejak ± 20 ribu tahun yang lalu, homo sapiens diduga sebagai nenek moyang manusia yang sekarang ini. Berbeda dengan manusia purba, ternyata homo sapiens di Indonesia lebih maju dari mereka dari sisi kebudayaan. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan cara tinggal mereka yang mulai menetap serta mulai bercocok tanam. Masa ini disebut dengan masa mesolothicum atau masa batu tengah (mesos= tengah, lithos= batu)
Manusia homo sapiens yang tinggal di daerah pantai mendiami rumah panggung dan mereka umumnya sangat suka makan keran.. Sedangkan yang tinggal di daerah pedalaman hidup di dalam gua. Hal itu dapat kita ketahui dari adanya kyokkenmoddinger yang ada di Sumatera Timur serta beberapa lukisan dan ukiran yang ada dalam gua-gua daerah Sulawesi Selatan.
Kyokkenmoddinger adalah tumpukan atau gunungan kulit kerang. Tampaknya orang-orang yang tinggal di rumah panggung sangat menyukai kerang, setelah memakan isinya, mereka membuang kulitnya ke bawah rumah mereka hingga menjadi seperti gunungan kulit kerang. Manusia purba dan Homo sapiens memiliki beberapa perbedaan, berikut perbedaannya.
  1. Volume ruang otak manusia purba lebih kecil dibanding homo sapiens, sehingga dapat disimpulkan bahwa otak mereka lebih kecil.
  2. Manusia purba memiliki tulang rahang bawah yang lurus ke belakang atau dapat dikatakan mereka tidak berdagu.
  3. Manusia purba memiliki tulang kering yang lebih menonjol ke depan.
  4. Manusia purba memiliki tulang rahang yang besar dan lebih kuat serta gigi-gigi mereka yang kuat.
Nenek Moyang Bangsa Indonesia
Kem dan Heine Geldem merupakan sejarawan yang berpendapat bahwasanya nenek moyang Indonesia berasal dari dataran Asia. Pada awalnya nenek moyang kita berada di daerah Yunan, China Selatan. Kemudian berpindah lagi ke daerah selatan (daerah Vietnam). Proses perpindahan tersebut diduga terjadi pada tahun 1500 SM sampai dengan 500 SM, perpindahan tersebut terus menuju pada pulau-pulau daratan Asia bagian selatan. Mereka yang mendiami Asia bagian selatan umumnya disebut Austronesia (Austro= selatan, nesos= pulau). Bangsa Austronesia yang mendiami Indonesia disebut bangsa Melayu, mereka dibagi menjadi 2 golongan yaitu:
1. Bangsa Proto Melayu
Sekitar tahun 1500 SM, bangsa proto Melayu memasuki Indonesia melalui 2 jalur, yakni jalur barat (malaya hingga Sumatera), dan melalui jalur Timur (Philippine hingga Sulawesi utara). Bangsa ini memiliki kebudayaan yang lebih maju dari pada homo sapiens sebab kebudayaan mereka yang dikenal dengan kebudayaan batu baru atau neolitikum. Meskipun tetap menggunakan batu namun pengerjaannya sangat baik dan rapi seperti kapak persegi dan kapak lonjong.
2. Bangsa Deutero Melayu
Sejak tahun 500 SM, bangsa Deutero Melayu mulai memasuki Indonesia melalui satu jalur saja, yakni melalui jalur barat atau melalui jalur Melayu Sumatera. Bangsa ini mempunyai kebudayaan yang lebih maju dibanding proto Melayu, hal itu di dasari pada peralatan mereka yang sudah terbuat dari zaman logam di indonesia, perunggu, kemudian besi seperti kapak corong atau kapak sepatu dan nekara. Suku Jawa, Bugis, Melayu, dll. Merupakan keturanan dari pada deutero Melayu.
Sponsors Link

Pola Sosial Manusia Purba Indonesia
Keadaan sosial nenek moyang bangsa Indonesia tidak dapat diketahui secara jelas. Namun kita dapat mengambil kesimpulan berdasarkan hasil penelitian dan penyelidikan suku bangsa terasing yang belum terkena pengaruh dari kebudayaan lain.
  1. Bangsa Proto dan Deutero Melayu sudah tidak lagi nomaden atau dapat dikatakan telah tinggal menetap. Mereka mulai melakukan cocok tanam serta peternakan.
  2. Bangsa Proto dan Deutero Melayu yang tinggal di daerah pesisir hidup dengan pelayaran serta perikanan.
Pola Kebudayaan
Nenek moyang bangsa Indonesia menjalankan kebudayaan yang tinggi, hal tersebut dapat kita lihat dari budaya sebagai berikut.
  1. Manusia purba Indonesia sudah melakukan teknik pembuatan barang pecah belah yang terbuat dari logam dan besi.
  2. Mereka telah mengenal teknik penenunan kain, hal itu dapat dilihat dari banyaknya barang pecah belah yang dilapisi kain.
  3. Mereka yang hidup di daerah pesisir telah bisa membuat perahu dalam membantu kegiatan sehari-hari.
  4. Mereka sudah mampu membuat peralatan kesenian seperti hiasan yang terbuat dari batu, perunggu, ataupun manik-manik. Nekara yang mereka buat pun terdapat ukiran serta lukisan gajah, perahu, merak, dan sebagainya.